in

Cara Menanam Selada Hidroponik Bisa dilakukan di Rumah!

Selada juga termasuk salah 1 sayur yang mudah untuk ditanam sendiri di rumah tanpa membutuhkan lahan luas

Cara Menanam Selada Hidroponik itu bagaimana sih? Selada atau Lactuca Sativa L. adalah jenis sayuran daun yang banyak konsumsi sehingga menyebabkan permintaan di pasar meningkat. Jumlah permintaan yang meningkat karena selada memiliki keunggulan dan manfaat untuk dikonsumsi.

Selada juga termasuk salah 1 sayur yang mudah untuk ditanam sendiri di rumah tanpa membutuhkan lahan luas.

Sebelum lanjut ke pokok bahasan, kami ingin bahas dulu seputar apa sih sebenarnya tehnik hidroponik?

Teknik hidroponik secara sederhana dapat dikatakan sebagai menanam tanpa media tanah. Karena media tanamnya bukan tanah, petani harus lebih memperhatikan nutrisi yang diserap oleh tanaman. Biasanya, tanaman yang sering ditanam dengan teknik ini adalah sayuran.

Budidaya selada bisa Anda lakukan dengan teknik hidroponik. Teknik ini cocok bagi Anda yang tidak mempunyai pekarangan luas. Selada adalah tanaman yang identik dengan daerah pegunungan yang berhawa sejuk, tidak salah memang, sebab di Indonesia budidaya selada umumnya dilakukan di dataran tinggi. Nah, pertanyaannya apakah selada bisa ditanam didataran rendah-menengah? Jawabannya adalah BISA !!!

Advertisement

Menanam selada hidroponik sebenarnya hampir sama dengan menanam selada pada umumnya. Perbedaannya terletak pada media yg digiunakan dan nutrisi atau pupuknya. yuk langsung saja kita simak Cara menanam selada hidroponik di rumah.

Cara Menanam Selada Hidroponik

Persiapan Menanam Selada

persiapan menanam selada hidroponik
  1. Tandon nutrisi ; Tandon adalah tempat/wadah penampung larutan nutrisi hidroponik, bentuknya terserah tergantung bahan yang tersedia, bisa ember, kaleng, botol bekas, baskom atau box styrofoam seperti yang saya gunakan ini.
  2. Pot tanaman ; Pot bisa menggunakan apa saja, net pot boleh, cup bekas air mineral atau cup plastik lainnya.
  3. Sumbu ; berfungsi untuk menaikkan larutan nutrisi dari tandon menuju media tanam, sumbu yang ideal untuk tanaman hidroponik adalah kain flanel. Jika tidak ada kain flanel, silahkan bereksperimen menggunakan bahan lain.
  4. Nutrisi Selada Hidroponik ; selada adalah sayuran daun, jadi gunakan nutrisi ab mix untuk sayuran daun.
  5. Benih selada ; siapkan benih selada secukupnya sesuai dengan kebutuhan
  6. Media tanam ; media tanam hidroponik bermacam-macam, contoh rockwoll, arang sekam atau cocopeat.
  7. TDS / EC Meter ; adalah alat untuk mengukur kepekatan (PPM) larutan nutrisi hidroponik. Pakai alat ini lebih baik, tapi jika tidak ada juga tidak apa-apa.
  8. Air baku : menurut saya sih..air baku adalah air yang ppm-nya tidak lebih dari 150 (ada juga yang mengatakan tidak lebih dari 200). Contoh air yang baik untuk hidroponik adalah air sumur, air sungai atau air buangan AC. Jika terpaksa boleh juga menggunakan air PAM tapi harus diendapkan terlebih dahulu selama 1 minggu.
Advertisement

Penyemaian benih selada

Persemaian selada dapat dimulai dengan memilih benih yang sehat, unggul, tahan terhadap penyakit dan memiliki daya tumbuh berkecambah yang bagus. Benih selada disemai pada pagi atau sore hari dengan satu benih untuk satu lubang tanam. Semaian diberi air secukupnya dan dijaga kelembabannya.

Jumlah air yang diberikan tidaklah air yang berlebih atau kurang. Bila perlu setiap pagi hasil semaian bisa dispray menggunakan air bersih pada bagian daunnya. Semaian diletakkan di tempat yang cukup cahaya dan hindari meletakkan semaian di tempat yang gelap.

Taburkan benih secara merata, lalu tutup dengan arang sekam, dan siram dengan air. Setelah itu, tutup baskom dengan plastik hitam selama dua hari. Setelah itu, buka kembali baskom yang berisi benih ini. Biasanya, dalam waktu dua hari, benih selada sudah tumbuh menjadi kecambah.

Letakkan bibit ini ke bawah sinar matahari pagi yang tidak terlalu terik. Lakukan penyiraman secara terus menerus sampai dua minggu sehingga bibit siap dipindahkan

Cara Memilih Benih Selada yang Baik untuk Hasil yang Maksimal

benih selada

Buat yang kebetulan tinggal didataran tinggi gunakan benih yang toleran terhadap hawa sejuk, sebaliknya untuk yang berada di dataran rendah-menengah gunakan benih yang toleran terhadap cuaca panas. Berikut ini beberapa contoh varietas benih selada untuk dataran tinggi dan dataran rendah ;

  • a. Benih Selada Geand Rapids : rekomendasi dataran rendah, menengah, tinggi
  • b. Benih Selada Iceberg : rekomendasi dataran rendah, menengah, tinggi
  • c. Benih Selada Kriebo : rekomendasi dataran rendah-menengah
  • d. Benih Selada Lettuce Red Romaine : rekomendasi dataran rendah, menengah, tinggi
Advertisement

Cara Menanam Bibit Selada Hidroponik Sistem Wick / Sumbu

Siapkan tandon, larutan nutrisi, pot, sumbu dan media tanam. Sumbu (kain flanel) dipasang pada pot/net pot dengan panjang sumbu disesuaikan dengan kedalaman tandon. Usahakan sumbu menyentuh dasar tandon. Buka polybag semai dengan hati-hati, jangan sampai akar bibit selada rusak atau putus. Masukkan bibit kedalam pot dan isi pot dengan media tanam hingga penuh. Buat larutan nutrisi hidroponik secukupnya dengan dosis rendah. Jika bibit selada sudah ditanam pada pot, segera letakkan pot pada tandon.

Letakkan selada hidroponik yang baru ditanam pada tempat yang teduh selama 2-3 hari supaya beradaptasi terlebih dahulu. Selanjutnya perkenalkan dengan sinar matahari secara bertahap. Jika cuaca terlalu panas (pada dataran rendah-menengah), letakkan tanaman selada hidroponik dibawah naungan paranet.

Cara Menanam Selada dan Perawatannya

Pemberian Nutrisi pada Selada

Nutrisi adalah bagian penting dalam hidroponik karena sebagai penyuplai kebutuhan unsur hara tanaman. Nutrisi untuk hidroponik khususnya tanaman selada adalah nutrisi AB Mix sayuran daun. Nutrisi AB mix untuk selada dapat diaplikasikan mulai tanaman selada pindah tanam. Bibit selada yang sudah pindah tanam dapat diberikan nutrisi 600 sampai 700 ppm.

Setelah itu setiap minggunya bisa dilakukan penambahan nutrisi antara 800 sampai 1200 ppm tergantung kondisi tanaman. Kondisi tanaman yang dimaksud adalah ketika tanaman diberikan 800 ppm tetapi terjadi kekurangan nutrisi dengan menunjukkan perubahan seperti daun menguning bisa dinaikkan menjadi 900 ppm.

Selain memberikan nutrisi pada selada setiap hari wajib melalukan cek nutrisi. Cek nutrisi untuk mendapatkan kesesuaian unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Cek nutrisi dapat menggunakan TDS Meter untuk mendapatkan nilai keakuratan. Selain itu, itu dalam penggunaan wick system perlu dilakukan pengadukan agar tidak terjadi pengendapan.

Advertisement

Proses Panen Selada Hidroponik

proses panen selada hidroponik

Panen selada hidroponik dapat dilakukan ketika daun sudah berwarna hijau sempurna, segar dan berumur sekitar 25 sampai 35 hari setelah tanam. Selada dapat dipanen dengan cara dirompes sesuai dengan kebutuhan atau dipanen dengan cara dicabut.

Cara Budidaya Selada Hidroponik Menggunakan Botol Bekas

budidaya selada menggunakan botol bekas

Budidaya selada hidroponik juga bisa dilakukan menggunakan botol bekas, Disamping botol bekas, yang harus Anda persiapkan di antaranya paku (solder), gunting, sumbu, air, dan tanah.

Potong botol bekas air mineral atau yang lainnya menjadi 2 bagian. Botol bekas air mineral itu dipotong dengan gunting di bagian bahu botol. Bagian tutup botol dilubangi dengan menggunakan paku (solder). Lubang yang sudah dibuat pada tutup botol tersebut harus berukuran diameter sekitar 1 cm.

Advertisement

Lubang ini nantinya akan dibuat jadi lubang sumbu. Pada bagian bahu botol bekas air mineral tersebut, buatlah lubang dengan menggunakan paku (solder). Tetapi, lubang yang ini berukuran kecil saja, sama ukurannya dengan paku.

Setelah itu, sumbu dimasukkan ke lubang yang terletak di tutup botol. Air diisikan di bagian bawah botol, kemudian bagian atas botol diletakkan di atasnya dengan cara yang terbalik seperti corong. Pastikanlah sumbu di bagian bawah mengenai air.

Langkah berikutnya, yaitu mencampurkan tanah dan pupuk hingga merata, lantas dimasukkan ke bagian atas botol bekas air mineral. Kemudian, bibit selada yang sudah Anda persiapkan ditanam di media tanam yang sudah Anda buat itu.

Tanaman diletakkan di area yang terkena sinar matahari, namun tidak terguyur hujan. Ketika tanaman selada telah mulai membesar, pastinya kebutuhan terhadap nutrisinya semakin bertambah, karena itu butuh pemupukan ulang.

Yuk mari bertanam hidroponik dirumah. selain untuk hobi, di masa masa sekarang tentunya bertanam hidroponik bisa menguntungkan untuk kita pada jangka panjang. selamat mencoba ya tips menanam selada hidroponik di rumah.

Tinggalkan Balasan