in ,

Cara Menanam Tomat dari Biji agar Berbuah Banyak menggunakan Tehnik Hidroponik

Menanam Tomat di Rumah dari Biji bisa Berbuah Banyak! Begini Caranya yuk dicoba di rumah masing masing

Tips menanam tomat di rumah

Bagaimana Cara menanam tomat dengan menyemai bijinya agar menghasilkan buah yang banyak? nah pada kesempatakn kali ini gudindo akan share triknya gimana cara mudah menanam tomat menggunakan tehnik hidroponik di rumah.

Sejak masa pandemi ini kebanyakan orang mulai menjalani hobi bercocok tanam di rumah, selain untuk mengusir rasa bosan tentu saja ini juga bisa membantu untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga, Banyak jenis tanaman sayur yang mudah ditanam oleh pemula, salah satunya ialah tomat. Tak cuma mudah proses menanamnya saja, tomat juga tergolong gampang perawatannya. Bahkan dalam tiga bulan kamu sudah bisa memanennya, berikut tips dan trik menanam tomat secara hidroponik di rumah agar berbuah banyak.

Advertisement

Tehnik Menanam Tomat di Rumah agar Berbuah Banyak

Cara menanam tomat untuk Pemula menggunakan bibit dari Biji

hal utama yang harus diperhatikan adalah pemilihan Buahnya. Sebisa mungkin hindari menggunakan tomat hibrida karena buah dan bijinya sudah terkontaminasi bahan kimia

  • Pilih buah tomat yang mau diambil bijinya, lalu belah jadi dua bagian. Ambil biji dengan sendok dan taruh di mangkuk bersih.
  • Lakukan proses fermentasi dengan mendiamkan tomat selama 2 sampai 3 hari untuk mencegah penyakit saat nanti ditanam lagi. Setelah selesai, cuci dengan air bersih yang sudah ditambahkan cuka dan garam. Pilih benih dan buang yang mengapung lalu keringkan.
  • Masukkan biji tomat kering ke dalam plastik kemudian simpan di kulkas selama 1 sampai 2 minggu. Tebar 2 sampai 3 biji benih tomat di dalam pot kemudian tutup dengan tanah. Setelah berusia satu minggu, tomat baru boleh disiram.
  • Simpan tomat di tempat hangat dan jika sudah tumbuh sekitar 4 sampai 5 cm segera pindahkan ke kebun lalu sirami secara teratur. Setelah 70 hari biasanya tomat akan siap dipanen.
Advertisement

Cara Menanam Tomat di dalam Pot

Cara Menanam tomat di pot ini hampir mirip dengan cara menanam tomat di polybag. Bedanya, di pot bisa ditaruh 2 sampai 3 benih, sedang di polybag hanya satu benih saja. Berikut cara menanam tomat dalam pot yang super praktis.

  • Campur tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1 kemudian letakkan biji tomat di kotak semai dan simpan di tempat teduh. Tunggu sampai berumur satu bulan dan tomat mulai muncul helai.
  • Siapkan media tanamnya, yakni pot dengan campuran tanah subur dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1. Kalau sudah siap, masukkan bibit tomat yang mulai muncul helai ke dalam media tanam. Selama proses tanam ini, tomat mesti diberi pupuk kompos agar bisa tumbuh subur dan sirami setiap hari.
  • Jika sudah mulai tumbuh, tancapkan bambu di samping tomat sebagai media rambatnya. Biasanya, setelah berumur 60 sampai 90 hari tomat sudah bisa dipanen.
Advertisement

Cara Menanam Tomat Mudah untuk Pemula menggunakan Tehnik Hidroponik dalam Polybag

Metode menanam tomat dengan tehnik ini sering digunakan sebagai cara menanam tomat agar berbuah banyak lo! Begini langkah mudahnya.

  • Sebelum ditanam, biji tomat harus disemai dulu supaya bisa dijadikan bibit. Caranya, keringkan biji lalu taruh dalam wadah plastik kecil berbentuk kotak yang berisi sekam selama kurang lebih dua bulan. Kalau sudah tumbuh sampai sekitar 15 cm, tomat baru boleh dipindahkan ke lahan sebenarnya.
  • Siapkan arang sekam yang sudah dibakar dan masukkan ke dalam polybag atau pot sebanyak 2 kg. Taruh polybag di rumah kaca dengan jarak antar pot sekitar 30 sampai 40 cm agar tomat nggak saling singgung.
  • Cabut bibit pot dari media semai dan pindahkan ke media tanam. Hati-hati, jangan sampai akarnya putus. Masukkan bibit ke ke polybag dan pastikan posisinya tegak lurus dan nggak ada bagian yang terlipat.
  • Lakukan penyiraman bersama dengan pemupukan setiap pukul 7 pagi dan 4 sore. Untuk pupuk, baiknya gunakan yang khusus untuk hidroponik, misalnya Nutrisi AB Mix atau Lewatin HD-5.
  • Setelah dua bulan tanam, biasanya tomat akan mulai berbuah. Kalau sudah merah boleh dipetik dengan menggunakan gunting agar tomat bisa berbuah sekali lagi. Umumnya, dalam 10 bulan tomat bisa berbuah dua kali, tapi setelah itu mesti diganti bibit baru karena kalaupun tumbuh pasti akan gampang mati.
  • Hasil panen tomat sebetulnya tak perlu dicuci, cukup lap saja dan bisa langsung diolah atau disimpan di wadah plastik. Tapi untuk kasus-kasus tertentu, tomat harus dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.
Advertisement

Cara Menanam Tomat Hidroponik menggunakan Botol Bekas

Sebenarnya, metode ini sama saja dengan cara menanam tomat hidroponik lainnya, tapi bakal lebih menantang karena mesti menyiapkan media tanam lebih ekstra. Kamu bisa baca trik membuat media tanam hidroponik menggunakan botol bekas pada postingan sebelumnya,

Kamu bisa menggunakan botol aqua atau botol minuman air mineral lainnya sebagai media tanamnya. cara ini juga bisa menghemat penggunaan lahan.

  • Lakukan penyemaian bibit seperti biasa dan siapkan media tanamnya dulu. Potong botol bekas jadi dua bagian lalu isi bagian bawah dengan nutrisi hidroponik serta bagian atas dengan media tanam, yakni sekam arang atau busa. Jangan lupa beri lubang di tutup botol sebagai tempat sumbunya nanti dan beri lubang di samping botol untuk jalur udara dan akar tomat.
  • Pindahkan bibit yang sudah disemai ke botol plastik. Letakkan benihnya di bagian kepala botol dengan pastikan akar tomat menyentuh sumbu. Tambah sedikit media tanam sampai batang tomat terkubur.
  • Tuang sedikit nutrisi hidroponik dan pastikan merendam seluruh kepala botol dan kain sumbu. Untuk sumbu, bisa menggunakan kain flanel agar sirkulasi udara tetap bagus tapi nutrisi bisa terserap.
  • Letakkan botol-botol ini di tempat yang nggak kena air hujan dan sinar matahari langsung. Jika mulai muncul bakal bunga, segera pasangi tali agar tanaman tomat berdiri tegak. Tunggu sampai tomat berwarna merah lalu panen dengan cara memutar buah atau gunting ujungnya.
Advertisement

Cara Menanam Tomat di Kebun

Cara yang ini cenderung lebih mudah karena jarak tanamnya bisa disesuaikan. Tapi pastikan kamu benar-benar memilih lahan bertanah subur agar pertumbuhannya tak terganggu

Berikut langkah-langkah cara menanam tomat di ladang yang sering dilakukan petani di dataran tinggi.

  • Siapkan kebun yang mau ditanami. Pastikan terbebas dari gulma dan ratakan tanahnya untuk mempermudah proses penanaman. Kalau perlu, cangkul tanah sampai gembur dan bentuk bedengan. Kemudian diamkan selama satu minggu.
  • Rendam bibit dengan pupuk Herbafarm yang sudah dicampur air selama satu menit. Jika sudah, siram nutrisi ke media semai lalu tabur benihnya.
  • Setelah tomat mulai tumbuh kurang lebih 10 cm, pindahkan ke kebun yang sudah disemprot dengan Herbafarm dengan dosis 3 tutup botol per tangki 14 liter air untuk lahan 500 m². Untuk perawatan, tomat bisa disemprot sesuai kebutuhan tapi usahakan mengaplikasikan pupuk Herbafarm pada hari ke 7, 14, 21, dan 28.
  • Biasanya setelah satu sampai dua bulan tanam, tomat akan mulai berbuah. Tunggu sampai warnanya merah barulah petik dan konsumsi.

Cara menanam tomat di plastik sebetulnya masih memungkinkan untuk dilakukan. Metodenya sama dengan menanam tomat menggunakan polybag. Tak perlu bingung soal perawatan, selama tanahnya cukup lembap, tomat nggak akan mudah mati. Pastikan juga nggak ada hama atau tumbuhan lain di sekitar tomat supaya pertumbuhannya nggak terganggu, ya!

Semoga tips dan trik menanam tomat untuk pemula ini dapat bermanfaat untuk kamu ya.

Tinggalkan Balasan