in ,

Cara Mudah Menanam Semangka dalam Polybag Agar Cepat Panen

Ga Butuh Lahan luas, Dengan Cara ini Kamu juga bisa Tanam Semangka Sendiri di Rumah Menggunakan Pot atau Polybag

Cara menanam semangka di pot

Suka makan semangka? buat yang hobi menanam pasti kepingin kan panen semangka dari rumah sendiri? pada artikel kali ini, gudindo akan share tentang cara mudah menanam buah semangka menggunakan pot atau polybag yang bisa kamu coba di rumah.

Kandungan air yang banyak dalam buah semangka membuat buah ini selalu menjadi primadona ketika cuaca panas. daripada terus terusan membeli semangka di supermarket, bagaimana jika kamu mencoba menanamnya di rumah? Nggak butuh lahan yang luas kok, semangka ini bisa ditanam di pot atau pun polybag lo!

tanam semangka di pot

Jika cara perawatannya benar, semangka yang kamu tanam di rumah dengan menggunakan pot juga bisa menghasilkan buah yang segar dan manis. berikut tips dan triknya.

Advertisement

Persiapan Menanam Semangka di Rumah

Hal pertama yang perlu kamu lakukan ialah menyiapkan media tanamnya

persiapan media tanam semangka

Di sini, media tanam yang akan digunakan ialah pot atau polybag. Selain itu, kamu juga harus menyiapkan tanah gembur yang sudah dicampur dengan pupuk kandang. Tanah ini bisa kamu dapatkan dari bawah pohon atau bekas pembakaran. Perbandingan pencampuran tanah yang digunakan ialah sebanyak 1:1. Jika tanah telah tercampur, diamkan dulu kurang lebih satu minggu agar siap digunakan.

Alat dan bahan yang perlu kita siapkan adalah:

  • Bibit semangka
  • Tanah berhumus
  • Pupuk kompos/pupuk kandang/
  • Arang sekam
  • Batang bambu untuk ajir/penyangga
  • Polybag/pot
  • Fungisida
Advertisement

Mempersiapkan Bibit Semangka

Biji bisa kamu dapatkan dengan memisahkannya dari buah semangka yang sudah tua atau benar-benar matang. Letakkan biji yang sudah kamu pisahkan ke dalam wadah dan angin-anginkan. Baiknya gunakan tampah supaya kandungan air dalam biji semangka cepat berkurang saat proses pendinginan. atau kamu juga bisa beli bibit semangka di sini.

Benih yang di pilih harus sehat, berwarna hitam mengkilap atau kecoklatan, tidak terkena hama dan tidak abnormal.

Selanjutnya setelah kita mendapat bibit yang kita pilih kemudian rendam bibit dengan fungisida selama kurang lebih 24 jam. Banyaknya bibit yang kita rendam tergantung seberapa banyak kita mau menanam semangka. Tujuan dari perendaman adalah agar semangka yang kita tanam tidak mudah terserang hama dan penyakit terutama yang disebabkan oleh jamur. Waktu perendaman adalah sehari sebelum tanam.

Advertisement

Cara Menanam Semangka

Untuk menanamnya, Pertama tama buatlah dua sampai tiga lubang sedalam lima sentimeter di dalam pot atau polybag. Masukkan benih yang sudah siap tanam ke dalam lubang tersebut. Setelah itu, tutup benih dengan tanah dan lakukan penyiraman hingga lembap.

Jika semangka mulai tumbuh, kamu wajib menyiapkan bambu di tengahnya untuk dijadikan sebagai media rambat. Bambu tersebut bisa kamu buat lingkaran di atasnya supaya tanaman semangkamu nggak rusak saat tumbuh buah nanti.

Cara Menanam Semangka di Pot dari Biji

Kamu bisa juga coba trik menanam semangka dari biji buah semangka seperti yang ditunjukkan pada video berikut ini, gampang dan simple banget caranya.

Advertisement

Tehnik Perawatan Tanaman Semangka

  • Setelah seminggu penanaman lakukan penyulaman dengan cara mengganti tanaman yang yang mati dengan menanam bibit yang baru.
  • Lakukan penyiangan dengan membersihkan gulma di sekitar tanaman semangka.
  • Penyiraman dilakukan dua kali pagi dan sore setiap hari sampai seminggu. Selanjutnya penyiraman dapat dilakukan sehari sekali.
  • Pasanglah ajir jika tanaman sudah terlihat mulai merambat. Ajir berguna sebagai tempat rambatan tanaman sehingga tanaman tidak menjalar kemana-mana.
  • Pemupukan dan Pengendalian Hama Tanaman
  • Pemupukan pertama dilakukan satu minggu setelah tanam dengan menggunakan campuran ZA dan KCL dg dosis 5 gram per tanaman. Pemupukan dilakukan dengan cara menanamnya disamping tanaman dg jarak 5 cm atau dilarutkan di dalam air dan dikocorkan.
  • Pemupukan kedua dilakukan dua minggu setelah tanam dengan menggunakan campuran ZA, TSP, dan KCL dg dosis 5gr per tanaman.
  • Jika sudah berbunga pemupukan dilakukan dengan menggunakan campuran ZA dan KCL.
  • Pupuk tambahan bisa kita berikan berupa pupuk akar, pupuk daun, dan pupuk bunga dan buah. Pupuk akar kita berikan bersamaan dengan penyiraman setelah tanam. Pupuk daun kita berikan saat tanaman sudah mulai tumbuh daun. Dan pupuk bunga dan buah kita berikan saat tanaman mulai berbunga sampai masa berbuah.
  • Insektisida, fungisida kita berikan jika terlihat ada gejala serangan hama dan penyakit.

Perawatan semangka yang harus kamu lakukan meliputi penyulaman, penyiangan, penyiraman, pemupukan serta pengendalian hama dan penyakit.

Advertisement

Penyulaman dilakukan untuk menggantikan tanaman yang sudah mati dengan benih baru. Ini bisa kamu lakukan setelah satu minggu proses tanam, ya! Selain itu, kamu juga harus menyiram tanaman maksimal dua kali sehari supaya tanah tetap lembap. Namun, kamu juga harus memperhatikan airnya, ya!

Lakukan penyiangan untuk membersihkan gulma yang ada di sekitar tanaman semangka. Untuk mencukupi nutrisi, tambahkan pupuk kandang, urea, dan TSP sesuai takaran yang dibutuhkan.

Sedangkan untuk pengendalian hama, kamu bisa melakukan penyemprotan fungisida atau insektisida. Ini bisa dipilih, tergantung dengan jenis serangan yang menyerang tanamanmu.

Panen Semangka

Agar lebih segar, kamu bisa memanen semangka di pagi hari. Caranya, potong tangkai buah dengan pisau atau gunting potong dan sisakan tangkai kurang lebih tiga sampai lima sentimeter dari pangkal buah. Buah yang siap panen biasanya memiliki ciri warna mengilap, tangkai daun sudah mulai layu, serta buah berbunyi berat saat ditepuk-tepuk.

Tanpa perlu menyiapkan lahan yang luas, kamu bisa menanam semangka di dalam pot atau polybag saja. Asalkan telaten merawatnya, niscaya tanaman semangkamu ini bisa berbuah, dipanen, hingga dikonsumsi sendiri. Menyenangkan, bukan?

Selamat mencoba ya Semoga berhasil.

Advertisement

One Comment

Leave a Reply

Tinggalkan Balasan