in

Cara Mudah Membuat Pot Hidroponik dari Botol Bekas

apabila ada lima keluarga yang berdekatan menanam sayuran hidroponik dengan lima jenis sayuran, mereka bisa saling berbagi (barter). Bagaiman jika ada 50 atau 100 keluarga yang mempunyai hobies hidroponik selalu panen setiap hari dan saling bertukar pruduknya?

Cara membuat Pot Hidroponik dari Botol Bekas

Cara Mudah Membuat pot hidroponik menggunakan botol bekas itu gimana ya? seperti kita ketahui sekarang hanya dengan media botol bekas kamu juga udah bisa kok untuk bertanam di rumah, bisa digunakan untuk menanam aneka sayur misalnya selada, sawi hingga cabe.

Menanam hidroponik menggunakan botol bekas sangat mudah dilakukan, hanya butuh sedikit kreatifitas kita sudah bisa menanam, Ini merupakan solusi alternatif untuk menanam pada lahan yang sempit

Budidaya hidroponik menggunakan botol bekas
Advertisement

Cara Pot untuk hidroponik dengan menggunakan botol bekas air mineral.

Langkah pertama silahkan anda siapkan botol bekas air mineral, untuk ukuran botol bisa di sesuaikan sendiri, untuk hasil maksimal gunakan botol air mineral 1,5 liter yang sudah dikosongkan, gunting atau cutter, dan potongan kain flanel. Untuk bahannya, kamu memerlukan media tanam hidroponik, air yang sudah bercampur nutrisi untuk tanaman, dan benih tanaman.

  • Potong botol bekas menjadi 2 bagian, yakni potong di bagian tengah botol
  • Lubangi tutup botol membentuk celah yang nantinya akan menjadi jalur untuk sumbu
  • Masukkan sumbu ke dalam lubang tutup botol
  • Lanjutkan dengan memasukkan bagian atas botol yang sudah dipasangi sumbu ke dalam bagian bawah botol dengan terbalik (posisi tutup botol berada di bawah)
  • Masukkan media tanam berupa spon / sekam bakar / pecahan batu merah di atas sumbu. Gunakan bahan apa saja yang mudah diperoleh karena media ini hanya berfungsi sebagai pijakan agar tanaman tidak layu
  • Tanam bibit atau taburkan biji tanaman di atas media tanam Anda
  • Kemudian, masukkan cairan nutrisi hidroponik ke dalam botol
  • Letakkan botol bekas ini di tempat yang tidak terkena hujan, tetapi memperoleh sinar matahari yang cukup
Cara Membuat Pot Hidroponik dari botol bekas

Sumbu yang sudah dipasang di dalam botol ini nantinya akan mengalirkan cairan nutrisi hidroponik di bagian bawah botol ke tanaman. Lantas, di mana Anda bisa memperoleh nutrisi hidroponik tersebut? Nutrisi hidroponik bisa dibeli di beberapa toko tanaman terdekat. Akan tetapi, Anda juga bisa membuat cairan nutrisi hidroponik itu sendiri.

Advertisement

Nah sudah paham kan ide sederhananya memanfaatkan botol bekas untuk menanam hidroponik di rumah? berikut adalah contoh pemanfaatan botol bekas air mineral untuk menanam menggunakan metode hidroponik

Cara Menanam Cabe di Botol Bekas Air Mineral

Cara Perawatan Tanaman Hidroponik menggunakan Botol Bekas

Bertanam hidroponik memang tidak memerlukan perawatan yang terlalu banyak. Namun, kamu harus sering mengecek tanamanmu, khususnya air nutrisinya. Apabila air sudah sedikit, segera tambahkan dengan yang baru. Gantilah air nutrisi bila sudah berlumut dan kotor. Tentu hal ini tidak sehat untuk tanamanmu.

Advertisement

Selain menggunakan botol bekas, kamu juga bisa kok menggunakan mason jar bekas untuk menanam tumbuhan hidroponik hias di mason jar. Manfaatkan jar yang sudah tidak terpakai untuk menanam beberapa jenis tanaman hias.

mason jar bekas untuk hidroponik

Kemudian letakkan di tempat-tempat yang ada sinar matahari sebagai fotosintetsi sekaligus sebagai elemen dekorasi ruang.

Mungkin akan ada pertanyaan kok akhir akhir ini gudindo sharenya tentang hidroponik terus ya? Mau tau alasannya? Seperti kita tahu sekarang kita tengah mengalami wabah corona covid-19, yang tentu saja dalam jangka panjang bisa mengancam perekonomian,

Maka itu perlu adanya gerakan meningkatkan ketahanan pangan keluarga, lebih khusus lagi pada sayuran dengan membangun kebun sayur keluarga untuk melawan dampak pandemi virus corona. Nah hidroponik adalah salah 1 solusi yang bisa dilakukan. (Kamu bisa belajar lebih lanjut seputar hidroponik di channel hidroponikpedia)

Advertisement

Seperti dikutip dari Berita di Republika Ketahanan pangan di keluarga melalui program Kebun Sayur Keluarga ini dilakukan untuk menyiasati kebutuhan sayuran bagi keluarga tanpa harus membeli, alias memetik dari halaman rumah sendiri, dapat dimulai dengan memenuhi kebutuhan sayuran sehari-hari dengan cara produksi sendiri

apabila ada lima keluarga yang berdekatan menanam sayuran hidroponik dengan lima jenis sayuran, mereka bisa saling berbagi (barter). Bagaiman jika ada 50 atau 100 keluarga yang mempunyai hobies hidroponik selalu panen setiap hari dan saling bertukar pruduknya? Ketahanan pangan khususnya sayuran di tingkat keluarga tentu akan menjadi solusi di tengah maraknya wabah corona.

Yuk kita mulai Menanam Sayur hidroponik di Rumah!

Tinggalkan Balasan